Unik, Peken Godong di Kediri Transaksi Pakai Daun

1 Komentar

Kediri, HAKIM LC News – Peken Godhong merupakan pasar tradisional yang unik dengan alat tukar pembayaran berupa daun atau godong. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (8/4/2019) beragam Jajanan khas desa, tersaji di Peken Godong. hanya dengan beberapa helai daun, anda bisa menikmati berbagai kuliner tradisional. Jenang gerandol misalnya, harganya satu godong. Sementara rujak uleg, harganya dua godong. Daun yang digunakan diberi tanda khusus.
Pengunjung yang datang bisa mendapatkan daun di pintu masuk. Satu daun dihargai Rp 2.500,- Keunikan Peken Godhong membuat antusias banyak pengunjung untuk mendatangi Peken Godhong.

“Cara transaksinya disini adalah dengan menggunakan daun. Ini salah satu daya tarik bagi para pengunjung,” kata pengurus Pokdarwis Kawedusan Agusta Danang.

Sejarah Munculnya Peken Godhong adalah dampak positif dari adanya program Empowering Village Society dari Hakim Learning Center Pare dalam membangun sumber daya manusia di desa melalui pembelajaran bahasa Inggris yang ada di Desa Kawedusan Kecamatan Plosoklaten Kediri.

Tercatat bukan hanya masyarakat dari daerah Kediri yang datang berkunjung, namun juga masyarakat luar kota Kediri. Peken Godhong buka setiap hari Minggu mulai jam 6 pagi sampai jam 2 siang. Kegiatan di Peken Godong membuat sektor ekonomi masyarakat pun akhirnya meningkat.

Penulis : Sahril Maulidi
Editor : Team HLC News

Baca Juga

Terkait Posting

Komentar

  1. Naily says:

    Kreatif dan unik ???

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *